Akan ada saatnya Raga berhenti nanti. Inget Kim, nggak selamanya perasaan itu bisa bertahan. Terutama kalo udah capek. -Zeta- *** Bali... Diam-diam, Raga motoin Kim melalui ponsel miliknya. Dengan cara itu, dia merekam setiap apa yang Kim lakukan dan akan dia lihat kembali di saat dia merindukan cewek itu. "Ehm," Zeta menyikut lengan Raga hingga ponsel Raga hampir aja tersungkur di pasir. "Ngagetin aja Lo." "Samperin gih. Ngapain cuma motoin diem-diem. Mau jadi paparazi Lo?" "Nggak sekarang. Tunggu waktu yang pas," ujar Raga sambil terus menatap Kim. "Waktu yang pas itu kapan? Sampe Kim keburu ditikung sama cowok Laen?" "Kim cuma cinta sama gue." "Pede banget Lo!" Zeta menoel kepala Raga. Saat Raga akan membalasnya, dia berlari ke arah Kim. Menjadikan Kim sebagai perisai dari ke

