bahasa Indonesia

996 Words
jam pelajaran saat ini adalah pelajaran bahasa Indonesia. dan pembahasan pada jam ini adalah karya sastra. dan sangat kebetulan sekali guru yang masuk adalah pak Hendri. guru yang melakukan aksi yang tidak pantas dengan Mawar di gudang penyimpanan alat olahraga. pak Hendri laki-laki tua yang telah di pertengahan umur 40-an. dan wajah yang sudah tua cepatlah yang sudah mulai memutih. tak kusangka masih sangat bersemangat melakukan itu dengan seorang gadis muda. mungkin rancu udah kubilang tidak tidak pantas. mereka pak Hendri dan Mawar melakukan hubungan suami istri hubungan badan pada saat yang lain sedang berolahraga. di dalam gudang olahraga. mereka melakukannya dengan gaya doggy style dan pakaian yang masih terpasang. hanya menyingkap rok dan membuka resleting. lalu menggoyangkan maju dan mundur sampai syahwat mereka lepas. dan guru inilah guru bahasa Indonesia pak Hendri .dan Mawar yang melakukannya. Roy tidak tahu apa motif di balik kelakuan mereka. dan pak Hendri belum mengetahui orang yang memegang rahasianya. dan Mawar dalam keadaan penuh pikiran dan terlihat sangat tidak tenang dalam mata pelajaran ini. wajar saja jika banyak yang dipikirkan setelah melihat kejadian yang berusaha ditutupi malah terbongkar. Mawar adalah salah satu siswa favorit pak Hendri(mungkin bukan hanya sekedar otaknya namun juga tubuhnya) yang sangat cakap dalam pelajaran, bisa apa saja dan sangat patuh kepada guru-guru. bahkan jika ada murid yang disukai kebanyakan guru mungkin itu adalah dia. namun dari kejauhan. mawar duduk di urutan kedua dari belakang sebelah kiri dari depan. pak Hendri yang menyadari keanehan dari Mawar, bertanya dengan lembut. "ada apa mawar, apa kau kurang sehat? " "tidak ada apa-apa pak, aku baik-baik saja. " jawabnya. "cinta mawar telah ditolak pak, oleh Roy. tadi aku melihat mawar menangis di depan Roy pas jam istirahat berakhir..." ujar seorang siswa yang melihat mereka duduk berhadapan pas mereka masuk jelas tadi, mungkin untuk mengerjai atau menggoda salah satu dari mereka, atau mungkin kami berdua tanpa tahu apa-apa yang sebenarnya terjadi. melihat tetapan pak Hendri kepada Roy yang seperti akan marah. mungkin karena hubungan di antara mereka berdua dan sekarang wanitanya difitnah melakukan pernyataan cinta kepada Roy. bukan tempat alasan mereka menjodoh-jodohkan Roy dengan mawar, mawar yang serba bisa pintar, cantik putih dan tinggi. badan yang ramping. dan auranya yang seperti aura wanita dewasa dan tatapannya yang lurus dan tanpa kenal takut. di sisi lain Roy adalah laki-laki yang berbadan atletis dan memiliki wajah rupawan kulit yang putih rambut bergelombang , dan terbilang pintar dalam pelajaran sehingga selalu menempati posisi 10 besar. walaupun tatapannya setiap hari seperti orang yang sedang ngantuk. dan tanda hitam di kelopak matanya seperti orang yang suka bergadang. dan terkenal pemalas. tidak banyak yang diketahui darinya kecuali dia tinggal sendiri di kota ini. semua siswa heboh mendengarkan dan bertanya apakah itu benar. kepada masing-masing dari mereka... Roy hanya bisa tersenyum. dan Mawar sangat berusaha untuk menyanggahnya. sehingga sepertinya dia marah . kepada si penyebar humor itu walaupun itu adalah sahabatnya sendiri. namun dia berusaha untuk tetap tenang. untuk menghindari prasangka yang lebih buruk lagi dari semua orang di kelasnya. termasuk pak Hendri yang sangat dicintainya. atau mungkin dicintainya. pelajaran dilanjutkan setelah pak Hendri menenangkan keributan di dalam kelas. yang duduk di sebelah Roy adalah Ani, gadis periang dan ramah, walaupun kepintarannya biasa-biasa saja dan ternyata Roy lebih pintar darinya. dibuktikan ketika waktu ujian tiba di tempat Ani mencontek adalah Roy. "apa benar itu yang terjadi. Roy?"pertanyaan ani penasaran . Roy hanya tersenyum dan menjawab. dan balik bertanya"apakah menurutmu begitu.?" sebagai teman sebangku hubungan mereka bisa dikatakan sangat akrab. malahan hanya anilah yang bisa dikatakan teman wanita Roy. walaupun Roy juga akrab kepada wanita Lain ,namun beda cerita dengan Ani. mereka lebih akrab. mungkin karena Ani adalah gadis remaja yang kepo dan blak-blakan jika bicara, seperti suit gunting kertas batu. kertas bisa mengalahkan batu.sifat pendiam dan dingin Roy yang sangat bertolak belakang dengan sikap ramah dan blak-blakan dari Ani ,membuat Roy merasa cocok dengan Ani ,dan Roy yang biasanya pendiam .jika bersama Ani ,jadi bisa bicara. walaupun bodoh dalam pelajaran. namun,Ani sangat peka dengan yang berkaitan dengan percintaan dan hubungan asmara. bahkan dalam kegiatan belajar,Ani selalu memancing Roy untuk ngobrol dengan menanyakan yang membuatnya sangat penasaran. walaupun sesekali Roy memarahi Ani yang sangat sering berkelakuan tidak pada tempatnya. pelajaran pun berlanjut Dan akhirnya selesai. dan yang ditunggu-tunggu selama sekolah seharian pun datang yaitu jam pelajaran berakhir dan saatnya pulang ke rumah untuk bermalas-malasan. Ani dengan wajah genit dan sedikit mengejek karena Roy tidak mengatakan apa yang terjadi kepadanya dan Mawar. terlihat sangat kesal. dan membuat wajah tidak akan menyerah untuk mencari tahunya . sebelum sebelum jam pelajaran usai. Roy melihat Mawar, yang dipanggil kemejanya pak Hendri untuk mengumpulkan semua latihan soal yang akan diperiksa nilai dan kemampuan siswa. Roy melihat suatu kode gerakan tangan aneh yang sepertinya Mawar sangat mengerti dengan kode itu, dan ketika dia berbalik dia menatap ke arah Roy. dan berlalu ke tempat duduknya. dan Karena itulah pada saat jam pulang sekolah yang biasanya langsung menuju pintu sekarang berputar ke belakang dan menghampiri Mawar dari belakang dan memberinya satu buah buku tulis. yang bertuliskan minta nomor teleponmu Roy berbisik kepada Mawar."urusan kita belum selesai. jadi silakan tulis bagaimana caraku untuk menghubungimu.?" dengan wajah tidak sukanya , Mawar menuruti permintaan Roy dan menulis no telfonnya di buku itu. Ani.dan Pak Hendri mencium sesuatu yang aneh dari tindakan mereka yang tidak biasa ini. Andi dengan sikap alaminya"apa benar tidak terjadi apa-apa di Antara kalian" "aku hanya meminta rekomendasi buku yang terbaik menurut mawar untuk dibaca. karena aku mudah lupa aku minta dia untuk menuliskan"jawab Roy ngasal . "ayo sekarang kita pulang!"ajak Roy pada Ani . Roy dan Ani memang sering pulang bersama dikarenakan rumah mereka yang searah walaupun rumah Ani lebih jauh dari rumah Roy. dan ketika Roy dan Ani, berada di gerbang sekolah dia bisa melihat mawar yang keluar mengikuti pak Hendri. entah mereka akan mengulanginya lagi perbuatan luar biasa mereka, atau hanya sekedar urusan guru dan murid Roy merasa sudah tidak peduli lagi, dia hanya berpikir masa depan yang se menyenangkan apa yang akan menantinya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD