Part 23

1991 Words

Suara denting sendok dan piring beradu mengisi ruangan makan luas bergaya Eropa. Meja panjang dengan delapan kursi bernuansa emas, lampu kristal chandelier menggantung di atasnya. Seorang pria paruh baya berwajah tajam duduk di ujung meja nampak menikmati hidangan dengan tenang. Seorang pria muda dengan setelan abu-abu duduk di sisi kanan, nampak sama tenangnya dengan pria paruh baya itu. Sementara di sisi kiri, seorang gadis awal dua puluhan terlihat tak terlalu berselera dengan menu sarapan pagi itu. Gadis itu meletakkan sendok dan garpunya dengan cukup keras, seperti melampiaskan kekesalannya. Ia jelas semakin kesal karena dua orang lainnya seolah tak terpengaruh dengan aksinya dan tetap makan dengan khidmat. "Ayah, siapa wanita itu?" Gadis itu menolehkan kepala pada pria paruh baya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD