Vila milik Chris didominasi perabot berbahan kayu. Lantai dan dindingnya pun menggunakan material yang sama. Suhu ruangan di sana tak terlalu rendah karena dilengkapi pemanas. Bahkan tersedia beberapa kamar tamu yang didesain dengan kamar mandi dalam. Tiap kamar punya satu unit televisi dan kulkas kecil berisi minuman. Risma tak ingin terkejut, namun deretan botol itu adalah minuman beralkohol—ia penasaran mengapa Chris menyediakannya di area privat tersebut. Layaknya hotel, vila juga menyediakan fasilitas seperti bath tub dan shower yang terpisah oleh dinding kaca. Area privat itu didominasi batuan alam untuk sekat. Risma merasa seperti di pemandian air panas yang bernuansa sebelas dua belas dengan tempat ini. Di Bandung yang sedang bersuhu rendah, ia menikmati mandi paginya dengan air

