*Membaca Al-Qur'an lebih utama* Nabila dengan setia menunggu Niswah sembuh. Ia yang menemani dan merawat Niswah. Meski sampai saat ini Niswah belum juga sadar. Andrian datang membawa pakaian ganti yang akan digunakan Nabila. Dan juga bubur yang sempat ia beli tadi di depan rumah sakit. Ia membangunkan sang adik yang tertidur sambil duduk. Pasti adiknya akan sakit badan sebentar lagi. "Dek, bangun. Dek!" Andrian menggoyangkan tubuh Nabila berulang kali sampai mata yang tadinya terpejam perlahan-lahan terbuka dengah sayup. "Abang." Lirih Nabila dan mengucek matanya lalu melihat ke arah jam dinding yang masih menunjukkan pukul tujuh pagi. "Mandi, Abang udah bawa baju ganti. Sarapan juga itu abang bawa bubur. Dah sana." Nabila mengangguk dan langsung ke kamar mandi untuk bersih-ber

