_ Sehari jomblo itu biasa, sehari pengangguran rasanya nggak karuan_ Aku sibuk main IG di kasur, padahal jam di dinding menunjukkan pukul 09.30 WIB. Sedikit aneh tidak lagi menjadi anak kantoran. Aku biasanya sudah rapi dan duduk di kursi kehormatan, mengingat kemarin sudah memutuskan resign. Pagi ini benar – benar tidak ada kegiatan apapun, niatnya ingin mengajak Mas Sigra keluar tapi bentrok jadwal, mas Sigra masuk shift pagi. Ya sudah, aku di kost saja seharian ini. Ada banyak pesan masuk dari Mas Ardi dan Mbak Talita, aku memilih tidak perduli. Bukan kacang lupa kulit, sejujurnya aku menyesal resign belum gajian. Mampus, sampai gaji bulan ini tahan mau makan apa untuk bulan depan. Besok harusnya semua kacung Arkan menerima gaji, kalau sampai nominal direkeningku tidak bertambah. Si

