6

1238 Words
Joy tiba-tiba teringat Taehyung, kira-kira lelaki itu sudah makan atau belum? Udah minum atau belum? Taehyung walau kadang otaknya tidak beres selalu mengabaikan segala sesuatu jika sudah berpacaran dengan lembaran-lembaran kertas A4. Joy berjalan menuju dapur hendak menyiapkan makan siang untuk Taehyung, Syukur kalau Taehyung suka. Kalau tidak tinggal dirinya makan sendiri. Taehyung bukan tipe orang yang pemilih makanan. Kata ibu mertuanya Taehyung kalau diberi kolak sendal jepitpun kalau lapar pasti dimakan. Joy bukan orang yang tidak bisa memasak tapi malasnya tingkat dewa jika memasuki dapur, Joy juga dulu saat dirumahnya sering menjadi babu. Terkadang Joy ingin berganti jenis kelamin jika ibunya dulu suka mulai menyuruh-nyuruhnya tapi entah kenapa Joy rindu momen itu. Joy melihat kulkas untuk melihat bahan-bahan yang hendak dirinya masak. "ada telor, buat telur rebus aja deh nanti makanya dikasih kecap sama kerupuk. Cerdas kamu nak" Monolog Joy merasa bangga. Ngomong-ngomong tentang kerupuk Taehyung pencinta kerupuk melebihi cintanya kepada bakso. Tidak butuh waktu lama telur rebus ala-ala chef Joy telah tersaji dengan indahnya dikotak makan, Joy tidak lupa mengelupas cangkangnya. "eh tapi masa telor doang kalau dipikir kasian juga, nanti gampang lah beli dijalan" monolog Joy. . . Joy mengendari motornya menuju kantor Taehyung, Joy merasa dirinya seperti mbak-mbak go food yang mengatar pesanan. Ditambah dirinya memakai jaket hijau milik Taehyung yang telah dirinya klaim miliknya. Joy membuka jeketnya lalu berjalan sambil membawa plastik hitam berisi telor rebus buatan dirinya serta capcay yang dirinya beli. "permisi mbak, pak Taehyungnya ada?" ucap Joy dengan resepsionis kantor yang sudah mengenali dirinya. "ada" ucap resepsionis yang bername tag Nayeon dengan ketus, Joy tidak peduli dengan sikap salah satu pegawai Taehyung, bisa saja dirinya meminta Taehyung memecatnya tapi Joy masih punya hati. "itu istri pak Taehyung yang pelakor itu" bisik seseorang kepada Nayeon. Joy menghela nafas kasar, jujur dirinya marah. Apa salah dirinya menikah dengan Taehyung? Jennie putus dengan Taehyung sebulan sebelum dirinya bertemu dengan Taehyung direuni SMA dan satu minggu kemudian Taehyung mengajaknya menikah. Dirinya yang sudah didesak keluarga dan kasian dengan Taehyung, mau mau saja. Dari pada nikah sama om om mending sama Taehyung. Apa salahnya? Dasar manusia suka menambah-nambakann micin ditiap cerita, kurang micin ditambah Royco sama masako, kurang kasih sianida aja. Iri bilang aja iri. "eh mbak Joy, cari Pak Taehyung yang terhormat?" tanya Eunwoo lelaki dengan senyum manis nan menawan membuat Joy dag dig dug. Lemah hati Joy kalau lihat cogan, kalau boleh jujur Joy pernah menjadi pengagum Eunwoo. "iya Taehyung ada kan?" tanya Joy memastikan lagi "ada sih, tapi lagi ada tamu. Kamu nunggu diruang aku aja" ucap Eunwoo tersenyum "gak bisa Eunwoo, kalau aku nunggu diruang kamu nanti menimbulkan fitnah" ucap Joy, Eunwoo nampak melihat-lihat sekitar dirinya harus bilang apa lagi agar mengalihkan perhatian Joy. "aku nunggu dinunggu didekat ruang Taehyung aja" ucap Joy "jangan" "kenapa?" "pokoknya jangan" "kok anda mengatur-atur saya, anda siapa ya?" ucap Joy menatap tajam Eunwoo, bukanya takut Eunwoo justru ingin tertawa. Istri atasannya memang sexy dan cute secara bersamaan. "tapi ini perintah Pak Taehyung, plis mbak Joy yang terhormat nanti aku gaji aku dipotong" ucap Eunwoo memelas. "emang tamunya siapa sih?" "Jennie" ucap eunwoo langsung menutup mulutnya. "oh Jennie?" ucap Joy santai "Jennie mantan calon istri Taehyung?" "bukan Jennie tukang jualan telur gulung" ucap Eunwoo mengelak. "oh okey" ucap Joy berusaha biasa saja, Joy tidak bodoh mungkin Taehyung lapar sehingga order telur gulung. "mau kemana?" ucap Eunwoo memegang tangan Joy dengan panik "mau minta telur gulung" ucap Joy santai "lepas atau gue gigit" ucap Joy, Eunwoo meneguk ludahnya dan terpaksa melepas tangan Joy. Semoga gaji gue aman batin Eunwoo . . . . . Joy tiba-tiba berhenti didepan pintu Taehyung, sedangkan Eunwoo yang melihat dari jarak lumayan dekat berdoa dalam hati semoga tidak ada hubungan pernikahan bosnya tidak ada masalah. "kamu gak apa-apa mbak" ucap Eunwoo mencoba menenangkan Joy takut kalau Joy kabur dan lari dengan air mata yang berurai lalu kemudian menuntut cerai ke Taehyung. Pasti Taehyung menyalahkan dirinya, karena tidak mampu mengahangi jalan Joy. padahal salah Taehyung sendiri. Iyakan? Ketemu mantan dikantor, ketemu mantan itu dihotel Sekaligus wikwikwik Eunwoo mengelengkan pikiran yang aneh-anehnya. "diem" ucap Joy lirih lalu. . @Ruang Ceo Taehyung "Tae aku mohon bantu aku kali ini aja, kamu sayang kan sama aku?" ucap Jennie memelas, jujur Taehyung benar-benar bingung. "aku emang sayang kamu, sayang banget malah ... . . . . . . . . . . . . . . . "tapi sebelum kamu campakan aku jen" "aku terpaksa tae, terpaksa karena dia bakal nyakiti kamu kalau aku gak ninggalin kamu" ucap Jennie dengan air mata yang mengalir. "dan sekarang dia malah nipu aku, apartemen aku dijual sama dia. Aku mohon Tae izinin aku tinggal sama kamu sementara" ucap Jennie "gak bisa Jen, aku punya seseorang yang harus aku jaga dan aku gak mau nyakiti dia. Kamu punya orang tua jen" "tapi aku takut, mereka marah. Kamu tahu sendiri kalau mereka keras, apalagi di tipu" "bagus dong, nanti mereka yang biar laporin kepolisi" ucap Taehyung santai "pasti istri kamu yang mempengaruhi kamu biar kaya gini kan, kamu masih sayang aku kan tae" "atau dia ancem kamu" lanjut Jennie "atau selama ini pas kita tunangan kamu udah selingkuh sama dia makanya kamu dengan mudah berpaling" ucap Jennie "lucu kamu jen, kamu lupa aku pernah nentang orang tua aku demi sama kamu, dan sekarang kamu nuduh aku gitu" ucap Taehyung "Pergi" lanjut Taehyung "sekarang pergi selagi aku masih menghormati kamu, sebelum aku usir kamu dengan cara yang tidak layak" ucap Taehyung "aku bakal buat kamu nyesel udah campakin aku dan milih istri kamu yang pelakor" ucap Jennie keluar dari ruangan Taehyung dengan menyeret koper besar yang dirinya bawa. . . Mendengar langkah Jennie yang keluar, Joy menyeret Eunwoo bersembunyi dibawah meja sekretaris "bener kata ibu kalau nguping itu jangan setengah-setengah" ucap Joy tersenyum menatap punggung Jennie yang telah menghilang. Sedangkan Eunwoo menahan nafasnya melihat tubuhnya dan Joy sangat dekat, dirinya bisa mencium aroma tubuh Joy yang menenangkan. "kaya drama korea iyakan woo" ucap Joy mendongakan wajahnya menatap Eunwoo yang wajahnya merah. "eh iya" ucap Eunwoo mengangguk. "eh biar lebih dramatis kamu masuk sana trus bilang Taehyung kalau istrinya yang paling cantik dan sexy mendengar semua lalu menangis nangis " ucap Joy mulai ngaco, mungkin efek minum s**u kedelai. "tapi bukanya lebih dramatis lagi kalau aku pulang kerumah bunda, nanti aku bakal maafin Taehyung kalau dia beliin tikel ke korea buat nonton konser EXO, gimana woo" ucap Joy yang masih dibawah meja bersama Eunwoo. "woy jangan tidur sambil matanya melek" ucap Joy melihat Eunwoo yang dari tadi diam seperti tertidur. "cantik, imut" lirih Eunwoo yang dari tadi tidak fokus dengan ucapan Joy malah terfokus pada wajah istri Taehyung. "yaudah tidur saja" ucap Joy menepuk-nepuk lembut pipi Eunwoo lalu keluar dari kolong meja, lalu membuka pintu ruangan Taehyung tanpa dirinya sadari melupakan rencana gila yang baru saja tersusun. "Eunwoo kalau ada tamu bilang kalau gue gak ada" ucap Taehyung yang  memejamkan matanya bersandar dikursi dengan kaki diatas meja, kepalanya tiba-tiba menjadi pening ditambah lagi dirinya belum makan. Lapar tapi malas makan. Sekarang dirinya berharap kalau Joy tiba-tiba ada didepannya memberikan sebuah ciuman penyemangat untuknya. Joy berjalan pelan tanpa menimbukan suara mendekati Taehyung mengamati dari dekat guratan-guratan kelelahan wajah Taehyung. Joy merasa senang saat Taehyung menolak Jennie agar tinggal dirumah mereka tapi hati kecilnya merasa kasian. Pasti sulit untuk Taehyung mengambil keputusan itu. Kok gue deg degan gini lihat Taehyung ya, astaga itu bibir yang biasa ganas, itu tangan yang biasa jamah gue batin Joy tbc
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD