12th January Saturday Morning, 6.35 A.M. Jennifer’s House, London. Jennifer berjalan menuruni tangga saat kepala pelayan memanggilnya dan mengatakan ia kedatangan tamu. Awalnya, ia heran siapa yang datang menemuinya sepagi ini. Jika itu Brittany atau ruby, mereka pasti langsung menemuinya tanpa mengatakan apapun pada kepala pelayan. Namun, rasa heran Jennifer terjawab saat melihat perawakan seorang pria dari belakang –sedang melihat ke arah taman. “Robert?” panggil Jennifer. Robert menoleh, menampakkan senyumnya. “Hai, Jen. Aku harap aku tidak mengganggumu.” Ucap Robert. “Sebenarnya tidak. Tapi, pagi sekali kau sudah datang kemari. Aku jadi sempat kebingungan tadi.” “Yah, ruby mengatakan padaku kau tidak ada jadwal apapun hari ini, jadi aku

