DEALING AS A FRIEND

1416 Words

January, Wednesday Night. Campbell Group, Arthur’s room.            Usai makan siang tadi, ia langsung kembali ke kantornya dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda sampai sekarang. Tapi, tiba-tiba saja ia memikirkan sesuatu yang menggangu pikirannya semenjak siang tadi.            “Dunia memang sempit,” gumamnya sendirian.            Selain itu, ia juga berpikir jika sepertinya Jennifer sengaja menghindari teman ‘lelaki’nya itu. entah kenapa, ia berpikiran seperti itu. tapi, apa alasannya? Sudahlah. Arthur tidak akan memusingkan hal itu. itu kan hal pribadi Jennifer.            Arthur menghela napasnya sebelum akhirnya membereskan meja kerjanya dan mengambil mantel dan memakainya. Ia keluar dan mendapati Danzell yang masih berada di balik layar komputernya. Arthur pun mendekati meja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD