Enam puluh empat

1623 Words

Tok tok Yumna reflek menoleh ke arah pintu saat terdengar ketukan itu, dia memang membiarkan pintunya terbuka sehingga siapapun bisa melihatnya yang sedang dirias oleh MUA. Namun Mamanya yang terlalu sopan, masih saja mengetuk pintu untuk menandakan kedatangannya. "Kama sekeluarga sudah berangkat?" tanya Mamanya. Yumna menoleh sekilas pada ponsel miliknya kemudian. "Tadi Kama udah bilang kalau dia sama rombongan udah berangkat, mungkin sebentar lagi sampai," jawan Yumna. Perhatiannya kemudian teralih saat MUA berkata bahwa riasannya sudah selesai. Dia mengenakan kebaya putih berekor dan juga kain yang dililit sebagai bawahan. Maniknya tidak terlalu mewah, ekornya juga tidak terlalu panjang sehingga tidak terlalu berat untuk dikenakan. Yumna sama sekali tidak suka segala sesuatu yang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD