Pagi ini Anzela berjalan dengan langkah cerianya memasuki gerbang sekolah yang terlihat megah dari kejauhan itu. Setelah meninggalkan sang ayah yang mengantarnya ia kini berjalan menuju halaman Sekolah dengan senyum yang merekah di wajahnya. Mengingat, semalam ia merasa senang dengan perlakuan Alan yang tak dapat ia duga sebelumnya. Setelah makan malam bersama, akhirnya semalam Alan mengantarnya pulang berpamitan dengan kedua orang tuanya, dan meminta maaf karena memulangkan Anzela dalam keadaan larut. Tapi, itu tidak membuatnya kesal seperti biasanya. Aneh, tapi Anzela malah bersikap sebaliknya. Memang, tak dapat di pungkiri Alan mampu mencuri hati kedua orang tuanya, dengan sikap manis dan sopan kedua orang tua Anzela juga memperlakukan Alan dengan sangat baik. Tapi tunggu, perasaan

