Malam itu hujan deras. Beberapa kali terdengar petir yang menggelegar menunjukkan kekuasaannya malam itu. Bagi orang biasa, semua itu terdengar menakutkan. Tapi itu tidak berlaku pada Diana Paramita yang bergeming seolah-olah menantang sang penguasa malam itu. Diana tetap berdiri di bawah guyuran hujan sambil terus melihat rumah Anggun dari kejauhan. Perlahan-lahan dengan langkah pasti Diana mendekat ke rumah Anggun. Dalam hatinya dia terus merapalkan tekadnya untuk membalaskan semua luka yang diberikan Anggun belakangan ini. Semua ini tidaklah salah. Pilihannya hanya ada dua, disingkirka atau menyingkirkan. Dan Diana tidak bisa menerima fakta kalau dia akan disingkirkan setelah semua perjuangannya. Sehingga Diana memutuskan kalau dialah yang akan menyingkirkan Anggun malam ini. Hanya ti

