“Diana masih belum pulang, Don?” Doni menggeleng lemah mendengar pertanyaan sang Mama di seberang sana. Matanya menatap nanar pintu rumahnya. Ini bukan karena dirinya khawatir pada Diana dan janinnya. Doni hanya... entahlah, dia merasa gelisah. Belakangan ini emosi Diana sangat-sangat tak terkendali dan dia takut Diana akan melakukan sesuatu yang salah. “Don, kok Mama gelisah gini ya? Dia bener-bener nggak bisa dihubungi? Mama khawatir dia melakukan sesuatu yang salah mengingat belakangan ini emosinya sangat nggak stabil.” Doni menghela napas karena apa yang dipikirkan oleh Mamanya dan dirinya sama persis. “Kamu udah jelasin kan tentang Anggun dan kontrakannya ke Diana? Dia bener-bener salah paham kemarin.” Doni menunduk dalam-dalam. “Aku belum sempet membicarakan ini dengan dia, Ma.

