DIANA, DONI, DAN PERTIKAIAN MEREKA (LAGI)

1635 Words

Doni berusaha fokus, tapi sayangnya semuanya tidak semudah itu. Terlalu banyak hal yang terlintas di kepalanya dan semuanya seolah-olah meminta Doni untuk memikirkannya. Oleh karena itu Doni hanya bisa menghela napas saat semuanya memenuhi kepalanya secara berbarengan. Pria berusia duapuluh enam tahun itu menghela napas untuk yang ke sekian kalinya. Dia menyerah dengan semua itu dan meletakkan pulpennya ke atas dokumen-dokumen. Katanya dokumen itu adalah dokumen penting, tapi nyatanya semua itu tidak membangkitkan gairahnya untuk bekerja sedikit pun. Doni sadar bahwa sudah tidak ada hal yang penting lagi. Semuanya kacau dan itu terbawa ke dalam pekerjaannya. Mungkin inilah efek kalau dia memaksakan dirinya bekerja di saat semuanya sudah kacau. Dia hanya membuang-buang tenaga dan waktuny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD