8 tahun yang lalu. Igor, dua puluh lima tahun, seorang koki di rumah makan milik kakaknya. Ia sudah bekerja di sana sejak lulus SMA. Bangun pagi, belanja ke pasar, siap-siap buka restoran, beres-beres, pulang, adalah rutinitas yang hampir tak pernah absen dilakukan. Ia bukan tipikal orang yang ramah, sehingga berada di dapur adalah posisi yang tepat untuknya. “Gor, kapan nih undangannya?” tanya Jhoni, rekan kerjanya di rumah makan. Pemuda itu satu tahun lebih muda dari Igor, tapi baru menikah beberapa bulan lalu. Igor cuma mendengus sambil mencuci wajan. “Nikah itu enak tahu, Gor. Pulang ke rumah ada yang nungguin,” tambah Jhoni. Igor melengos. “Emang kamu mau sampe kapan ngejomblo, perasaan dari dulu nggak pernah pacaran,” tambah Jhoni lagi seperti nelayan yang belum puas sebelum um

