Kelompok Bima menempuh perjalanan satu hari satu malam menuju Pemukiman Cilacap—penjelajah terdahulu menamainya demikian. Lokasinya sama persis dengan Kota Cilacap di dunia nyata. Namun, pemukiman tersebut berukuran sangat kecil. Daripada kota, lebih mirip basecamp yang dibangun di sekitar gerbang dungeon. Yang jelas ada fasilitas standar seperti Bengkel Tempa dan Penginapan. “Tempat ini dikelola organisasi independen, namanya Warden. Mereka yang ngejalananin kapal bolak-balik dari Pemukiman ke Pulau Nusa Kambangan,” jelas Bima saat membayarkan upeti di pintu masuk Cilacap. Seorang penjaga berseragam biru muda menerimanya melalui layar Inventory. Begitu memasuki area pemukiman, situasinya memang tak jauh berbeda dari basecamp Dungeon Jambi. Bedanya di sini angin membawa aroma laut yang

