Dungeon Karanganyar (Part 4)

1193 Words

Dungeon Karanganyar. Kelompok Bima tiba di lobi dungeon. Sebuah ruangan berdinding hijau kusam. Di beberapa bagian semennya sudah rontok hingga menampakkan barisan bata di dalamnya. Lapisan debu tebal menutupi lantai. Saat Erlangga menginjaknya, gambar telapak sepatunya tercetak di sana. Udara terasa pengap. Aroma keringat, kotoran manusia, dan makanan busuk kadang tercium silih berganti, kadang bersatu-padu sekaligus. Tempat itu terhubung ke sebuah lorong panjang membentang. Barisan lampu neon menyala remang di langit-langit. Ada yang mati, ada juga yang pecah. Di si kanan dan kiri lorong terdapat ruangan-ruangan sel tahanan berjeruji besi. Suara rintihan samar terdengar dari sana. “Itu—itu suara monster?” tanya Rohman. Tak ada yang menjawab. Tiba-tiba muncul angka hologram besar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD