5

856 Words
Pedih....Itu yang Fivta rasakan saat ini.Setelah ayahnya meninggal,sekarang Rendy merahasiakan apa yang dia alami?Biasanya dia selalu bersemangat curhat,tapi kali ini kenapa malah jadi berubah? "Hmmm,6 hari lagi sudah perpisahan sekolah...Aku tidak mau melihat Rendy,tapi aku bisa apa?"gumam Fivta sambil menatap kalender yang tanggalnya sudah ia lingkari dengan spidol hitam. ***** Acara perpisahan sekolah berlangsung begitu ramai,ditambah dengan penampilan dari para peserta yang sudah menerima ijazah.Fivta mempersembahkan 3 lagu yang menyayat hati Rendy,dan pada saat itu pula Rendy merasakan tubuhnya lemas,ia berusaha mengendalikan napasnya agar tidak mengundang kehebohan,dan matanya tidak lepas menatap Fivta. Setelah Fivta turun panggung,Rendy menghampirinya dengan susah payah."Fiv..."sapanya pelan."Setelah ini kamu mau melanjutkan ke mana?"tanya Rendy sambil mengendalikan napasnya. ***** Fivta duduk di sebuah kursi panjang di Taman Langsat setelah perpisahan sekolah selesai.Ia hanya bisa mengamati taman ini,begitu rindang..."Fiv,aku boleh duduk di sini?"tanya Rendy pelan.Tapi tidak ada sahutan dari Fivta sama sekali,Rendy mengira Fivta mengizinkannya. "Ren,setelah ini aku mau pindah",ujar Fivta sambil memakan keripik kentangnya."Kamu mau pergi Fiv?"tanya Rendy sedih.Fivta mengangguk,lalu meminum Frestea apel yang sudah ia bawa."Aku ingin kamu bisa melupakan apa yang kita alami Ren",ujar Fivta dengan tatapan yang sangat tajam. "Kenapa?Sebenarnya aku salah apa?" "Aku curiga keluargamu yang membunuh ayahku" "Mana mungkin???" "Apa yang tidak mungkin?Ayahmu adalah rekan kerja ayahku,bukan tidak mungkin ayahmu yang melakukan kejahatan pada ayahku kan???" Rendy terdiam sejenak,memikirkan kata-kata Fivta."Daripada aku larut dalam duka atas kematian Ayah,lebih baik aku cari suasana baru",ujar Fivta sambil bangkit dari kursinya."Ngapain kamu?"tanya Fivta saat tangan Rendy mencekalnya. ***** Usai,usailah semua Kisah ini harus terhenti Indah yang kurasakan Jadikanlah ini abadi Terasa jauh kita melangkah Ingatlah selalu cerita tentang kita Fivta mendengar lagu Mencoba Bertahan dari radio di kamarnya dengan penuh penghayatan.Ia kembali teringat pada pernyataan yang pernah ia ucapkan pada Rendy dulu di taman,dan tiba-tiba ia meremas rambutnya sendiri karena merasa seperti orang t***l. "Kamu harusnya tidak menganggap serius Ren",gumam Fivta pedih,lalu ia mengambil koper dan mengatur semua barangnya.Begitu pula dengan ibunya yang sudah selesai mengatur barang di koper,mereka berjalan menuju garasi dan mereka memasukkan barang mereka ke bagasi mobil.Setelah itu Tika menyetir dengan kecepatan sedang,dan mengarahkan tujuannya ke sebuah rumah elite di Jakarta.Dan Fivta pun mendaftarkan diri ke SMP yang sangat jauh,untuk menghapus kenangannya bersama Rendy. ***** Rendy menyaksikan kepergian Fivta dan ibunya dari jendela kamarnya dengan hati pedih.Padahal ia ingin Fivta selalu menemaninya,tapi kenapa ia harus pergi?Ia tetap menjadikan pernyataan Fivta itu sebagai penguat dirinya,karena ia merasa sudah mulai jatuh cinta pada Fivta. Sementara itu di rumah barunya,Fivta mengatur semuanya dengan cekatan.Dan ia menjatuhkan diri ke ranjangnya yang berukuran sedang di kamarnya,sama sekali ia tidak memikirkan Rendy.Ia tidak suka berteman dengan kerahasiaan,ia lebih senang dengan keterbukaan walaupun hasilnya adalah kenyataan pahit.Ia tidak mau lagi melihat Rendy,karena itu ia membakar dan membuang semua barang yang berhubungan dengan Rendy.Tak lupa juga ia menghapus nomor telepon Rendy dan memblokir akses medsos Rendy. ***** Yulianti mengamati Rendy dari kejauhan dengan tatapan penuh rasa bersalah.Ia merasa sudah menjadi ibu yang pilih kasih,dan ia pun merasa bersalah pada Reno.Tapi Reno sama sekali tidak mau menerimanya sebagai ibu,ia lebih ingin ibu kandungnya yang memeluknya! "Ngapain masih di kamar Rendy?Mau masuk?Ayo masuk aja!!!"suara Reno membuyarkan lamunan Yulianti.Dengan ragu-ragu,Yulianti mengetuk pintu kamar anaknya. Betapa kagetnya Yulianti ketika ia melihat Rendy tidak sadarkan diri di dekat meja belajarnya.Perlahan Yulianti menuntunnya dan membaringkannya ke ranjang,ia semakin sedih karena Rendy terus-menerus memanggil nama Fivta dalam tidurnya. ***** 5 minggu kemudian.... Fivta sudah mengubah penampilannya,dari poni lurus menjadi belah tengah.Agar tidak dikenali para cowok,ia mengepang rambutnya dan bersikap dingin. Setelah MOS yang panjang,Fivta mendapatkan seorang sahabat baru bernama Anita Sriyati.Ia merasa Anita cukup bisa dipercaya,karena itu ia menjadikan Anita sebagai sahabatnya.Sampai suatu hari di jam pelajaran ketiga,Fivta melihat sosok yang mirip dengan Rendy.Ia mengira itu benar-benar Rendy,karena itu ia bersikap dingin.Tapi ternyata bukan...Fivta menatap orang itu dengan intens,untuk memastikan bahwa orang ini bukan Rendy. "Perkenalkan,aku Reno" "Ah ya,aku Fivta.Senang mengenalmu" Sejak saat itu,Fivta dan Reno menjadi sangat dekat.Hingga Anita merasa seperti ditelantarkan oleh Fivta,dan ia mengeluhkan hal itu pada Fivta 3 hari kemudian. "Fiv,belakangan ini Lo jadi dekat banget sama Reno?Emangnya apa istimewanya sih?" "Dia itu istimewa Nit,aaahhh..." "Apa Lo sudah selidiki dia?" Pertanyaan Anita sukses menyadarkan Fivta dari khayalannya,dan ia memeriksa akun sss milik Reno.Ia kaget karena di kolom About,ia menemukan sesuatu yang tidak pernah ia ketahui sama sekali. ***** "GILA!!!INI GILA!!!AAAAAHHHH!!!"teriak Fivta di kamarnya,sambil mengacak-acak rambutnya.Ia sama sekali tidak menyangka bahwa Reno dan Rendy adalah saudara seayah beda ibu.Kenapa ia harus jatuh cinta pada Reno,kalau ternyata Reno punya hubungan dengan Rendy???Padahal Fivta sudah tidak ingin lagi berhubungan dengan Rendy dan keluarganya!
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD