Ketahuan yang Menakutkan

1109 Words

Laith, Aku dan Biani duduk di depan meja, di dalam ruang UKS. Bu Zahra memandang kami. Biani telah memakai lagi celana miliknya di dalam kamar mandi tadi. Ini salahku, harusnya aku tidak menuruti permintaan gila Biani, hanya saja, tadi ibuku menelepon dan berkata kalau Lian tidak lagi mengantar kue-kue berkeliling, juga ibuku mengucapkan terimakasih karena Biani telah memberikan baju-bajunya untuk Leona, Leona sangat gembira bahkan hampir menangis. Padahal sejak kemarin aku lesu, aku sebenarnya ingin menghadiahi Biani sesuatu juga, tapi aku belum memiliki penghasilan. Memang sih dia sering menyiksaku, tapi karena keluargaku menyukainya, aku pun berusaha untuk sedikit sabar dalam menghadapinya. Jadi ... saat tadi mendapat pesan kalau dia sedang berada di uks, aku khawatir juga. Ternyata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD