Mobil mereka menuju ke resto Delux. Itu adalah salah satu resto yang sekarang dikelola oleh Evan. Resto itu menjadi salah satu diantara resto-resto ternama di kota mereka. "Ish, ngapain sih kita ke sini, Om? Bisa nggak kita ke resto lain?" Sepertinya Chilsa mulai bosan dengan makanan-makanan di resto yang dulu milik kakeknya. Dia sudah sering datang ke resto ini dulu. Dia sering traktir teman-temannya dan sering sekali traktir Prass sepuasnya di tempat ini. "Kenapa?" "Semua makanannya sudah pernah aku cicipi." "Masa?" "Ya iyalah, Om." "Sekarang kamu masuk dulu supaya kamu tahu kalau banyak tambahan menu di resto ini. Kamu harus coba." "Hmmm …? Masa? Beberapa hari yang lalu aku ke sini nggak ada yang baru, Om." "Karena tambahan menu barunya baru kemarin. Lihat aja. Lebih r

