Dinner Sama Ayang

1023 Words

"Om, sepertinya Chilsa enggak perlu makan di luar. Chilsa mau dipeluk seperti ini terus sampai besok pagi," ucap Chilsa. Dia benar-benar merasakan kenyamanan. Mungkin, Dia sangat merindukan sosok ayah di hidupnya. Dia merindukan pelukan seorang ayah. Namun, benarkah dia nyaman seperti berada dalam pelukan sang ayah? Atau rasa yang lain? Chilsa tidak pernah menampik kepada siapapun dia jatuh cinta. Siapapun itu, asal berhasil merebut hatinya, dia tidak akan pernah mengelak. Namun, tak pernah terbersit sedikitpun jika suatu saat nanti dia akan jatuh cinta pada laki-laki yang dia jadikan alat untuk menunjukkan kepada mantan pacarnya bahwa dia tidak serendah yang Prass pikirkan. "Kamu perlu makan. Kamu belum makan dari tadi siang. Kalau kamu sampai kenapa-kenapa, nanti kakek Kamu ngomel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD