Bab 24. Kebaikan Zahra

1393 Words

"Sudah selesai. Anak---papa yang ganteng jangan nangis lagi ya? Papa disini selalu menemanimu." Mas Raja terlihat senang bermain dengan Dafa. Aku melihat Mas Raja mengganti popok Dafa dengan sabar, lalu menimang, menyanyikan lagu Nina bobo. Dafa tertidur dalam pelukkan Mas Raja. Mungkin karena darah lebih kental dari air, membuat Dafa cepat akrab berada dalam gendongannya. Ikatan darah yang kuat, membuat Dafa tertidur dengan nyenyak dalam dekapan. Aku enggan mendekat ke arah mereka, memperhatikan dari jarak beberapa meter saja. Meski selama ini, aku melihat Mas Raja mempunyai watak yang keras, hatinya begitu lembut kepada Dafa. Hatiku kini sudah membeku, untuk menerima kehadirannya kembali setelah apa yang dia lakukan dahulu. Kata-kata itu masih terngiang di telingaku sampai kini. Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD