Bab 12

1168 Words

“Halo, Bu, selamat pagi,” ulang Nara, menyapa wanita yang sibuk membersihkan dapur. Nara bisa menebak kalau wanita itu adalah pekerja yang ditugaskan. Nara mendapati wanita itu diam tanpa suara sama sekali, tidak menyadari kehadirannya atau … mengabaikannya? Nara yang ragu pun menjulurkan tangannya, menepuk pelan pundak wanita itu. Kembali, dia menatapnya. Nara tersenyum canggung. “Ha--halo,” sapanya. Wanita itu malah hanya mengangguk tanpa bicara apa-apa. Nara meringis. Apa dia juga tidak diperbolehkan untuk berinteraksi dengan orang lain di dalam penthouse ini? Bahkan wanita itu tak mau repot-repot menghampirinya dan bersikap ramah. Nara hanya bisa termangu. Namun, kehadiran wanita itu untuk dua jam membuatnya sedikit lebih tenang. Tiba-tiba saja wanita itu menghampirinya, lantas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD