Bab 37

1307 Words

Devan berbalik, Nara sendiri hanya diam saja, sedari tadi dia belum memahami kenapa Julian sampai begitu panik datang menghadap bosnya. “Lo mau atur-atur gue lagi, Julian?” Devan jengah sendiri. Julian segera menunjukkan layar ponselnya. “Bagaimana anda akan mengatasinya?” Nara tidak bisa melihat sama sekali, tetapi raut wajah Devan berubah mengeras ketika melihat apa yang ditunjukkan oleh Julian. Sebuah undangan yang tiba-tiba saja muncul tanpa pemberitahuan. Birthday Party 50’s Monika Johnson Liu Gemuruh di dadanya bermunculan bak ombak tsunami yang menggulung gedung tinggi dan menggilasnya sampai hancur. Rahangnya mengeras, giginya bergemeletuk hebat dan urat-urat di pelipisnya ikut timbul. Napasnya menghunus ganas. Nara diam saja sementara Julian nampak resah. “Ah, bagaimana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD