"SAYA harap kamu datang dengan membawa hasil," kata Alby sambil berdiri dari kursi, lalu berjalan menuju sofa hitam panjang—memberi kode Putra untuk menutup horizontal blinds seluruh ruangnya. "Ada, Pak." Putra menyahut sambil menutup blinds dengan cepat. ""Namanya Arnanda Arga Baskoro, kerjanya Event Organaizer, tinggal masih gabung sama orangtua—yang punya usaha toko sembako di Tangerang." Putra menyerahkan semua data itu ke Alby, yang langsung diterima dan baca dengan serius oleh Alby. "Hidupnya clean, nggak ada jejak kriminal atau masalah di pekerjaan. Dan Saudra Arnanda memiliki pacar karyawati di perusahaan kita, Pak, Larasati Pertiwi—accounting staf." Informasi ini tidak berguna, tidak ada titik terang apa pun. Jengkel. Alby melemparkan kasar map itu ke meja di depannya. Alby meny

