43

1244 Words

"PAK Alby mau pindah kamar? Ada masalah sama kamar ini?" Putra kebingungan melihat Alby mengambil kopernya, yang isinya belum sempat dikeluarkan, sesekali melakukan panggilan yang berujung umpatan. "Nggak mungkin dong, kalau Bapak mau pulang ke Jakarta—jadwal pesawat kita lusa, dan malam ini Bapak dan Mr. Leonidas—" Alby mendadak menghentikan aktifitasnya, menatap tajam Putra—yang semakin bingung dengan situasi sekarang. "Pak?" "Makan malam nanti kamu yang datang mewakili saya." "Apa, Pak? Tapi—" "Saya bilang, kamu yang datang! Saya check out dan terbang ke Jakarta hari ini." Putra terdiam beberapa detik, lalu lanjut bicara, "Pak ... saya paham betul kalau Bapak jengkel sama sikap Mr. Leonidas sepanjang meeting tadi. Saya juga. Mentang-mentang uangnya berseri lebih banyak daripada Ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD