Sinar mentari pagi terpancar cerah hingga masuk menembus kaca yang sedikit tertutup gorden abu-abu. Sang empu kamar masih terlelap dalam tidurnya. Mimpi indah menghiasi tidurnya. "Hoam," terdengar suara seseorang yang sedang menguap. Alecia tersenyum menatap pria yang tidur lelap disampingnya. Hari-harinya belakangan ini berlalu begitu berat untuknya dan Raefal. Ia tidak percaya bahwa tuhan berkata lain, ia masih bisa bersatu dengan Raefal dan membesarkan anak mereka bersama-sama. Alecia mengarahkan tangannya untuk mengusap wajah Raefal perlahan. Ia mengusap kening, turun ke mata, lalu memainkan hidung Raefal sebentar sebelum akhirnya ia mendaratkan tangannya untuk mengusap lembut pipi Raefal. "Masih pagi," gumam Raefal yang perlahan mencoba untuk membuka matanya. Alecia tersenyum sa
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


