Satu minggu kemudian Terlihat seorang perempuan berjalan memasuki Perusahaan Alvarendra Group. Perusahaan yang dipimpin langsung oleh Danish. Perempuan itu mendatangi resepsionis untuk bertanya karena ia ingin bertemu seseorang. “Pagi!” sapa perempuan itu Pihak resepsionis tersebut mendongak. Ia mengernyitkan kening karena merasa tidak asing dengan sosok perempuan di hadapannya saat ini. “Selamat pagi! Ada yang bisa saya bantu?” “Danish’nya ada?” Pihak resepsionis tersebut menatapnya heran sekaligus bertanya-tanya. Siapa dia sampai berani memanggil Danish tanpa menggunakan kata yang sopan? Ia sudah lupa siapa perempuan tersebut. “Maaf, anda siapa?” tanya pihak resepsionis dengan sopan. “What?” perempuan itu menaikkan sebelah alisnya setelah mendengar pertanyaan pihak resepsio

