BAB 15

1400 Words

“Aarrgghh..” reflek Thania memekik saat Danish tiba-tiba menggendong tubuhnya. “Sstt.. jangan berisik!” Danish menggendong Thania ala bridal style. Ia membawanya keluar dari kamar Zidan dan akan pindah ke kamar mereka sendiri. Mereka akan melanjutkan aktivitas barusan yang tertunda. Danish tidak ingin diganggu oleh siapapun, termasuk putranya sendiri. Thania mengalungkan kedua tangannya pada leher Danish untuk berpegangan. “Pak, gimana kalau Danish terbangun dan nyariin Thania?” tanyanya dengan tatapan sayu “Saya akan mengunci kamar.” “Tapi…” Cup Belum selesai Thania bicara Danish lebih dulu menyatukan bibir keduanya. Hal itu membuat perkataan Thania terhenti seketika. Ia tidak membutuhkan bantahan ataupun jawaban apapun dari istrinya. Yang terpenting malam ini mereka menghabi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD