Pukul 22.30 WIB “Uumhh..” “Pak Danishh, udahh!” Thania meracau karena perbuatan suaminya. Thania meremas rambut Danish sebagai pelampiasan. Ia mendongak sembari menggigit bibir bawahnya. Bahkan sesekali ia menekan kepala Danish agar semakin dalam melakukannya. Tubuhnya bergetar hebat merasakan sensasi luar biasa akibat sentuhan darinya. Hal itu membuat nafasnya memburu tidak beraturan. “Aahh..” “Owhh.. Pak Danishh!” Thania terus memanggil nama suaminya. Mendengar suara indah istrinya membuat Danish semakin menggila. Ia tersenyum saat namanya dipanggil. Suara Thania seolah penyemangat baginya untuk melakukan hal lebih. Tangan satunya tidak mau diam, terus bergerak seperti bermain squisy. Itulah yang membuat Thania tidak bisa menahan suaranya. “Enghh..” “Enakk Thania.” “Owh

