Keesokan harinya Hap “Eh,” Thania terkejut karena tiba-tiba merasakan pelukan dari arah belakang. Thania menunduk menatap lengan kekar yang melingkar di pinggang rampingnya. Ia tersenyum kecil. Ia sudah tahu siapa pelakunya. Iya, Danish adalah pelakunya. Danish menumpukan dagunya di bahu Thania dengan mesra. Mereka terlihat pasangan yang saling mencintai, padahal mereka tidak tahu apa yang dirasakan saat ini. “Masak apa pagi ini?” tanya Danish “Thania buat nasi goreng, Pak Danish suka?” Danish mengangguk di bahu istrinya. Masakan apapun ia suka, asalkan istrinya yang membuat. “PAPA JANGAN PELUK BUNDA TERUSS!” tiba-tiba Zidan datang dan berteriak. Bugh Bugh “PAPA LEPASIN BUNDA!” Zidan melayangkan pukulan pada Danish sembari berteriak agar Thania dilepaskan. Ia tidak suka m

