"Kenapa kau masih berisik malam-malam begini? Memangnya tidak bisa dikerjakan besok?" Frans melipat lengan di depan d**a, "Kau akan mengganggu tidurku kalau begini,” "Oh, Maaf. Aku akan menyelesaikannya dengan cepat. Aku tidak enak pada Bu Rosma jika meninggalkan pekerjaan untuknya besok. Karna pagi-pagi nanti, aku sudah harus berangkat kerja. Jadi, mau tidak mau ini semua harus aku bereskan sekarang." Jelas Nana. Frans hanya menatap gadis berwajah lugu itu dengan dahi mengkerut. Sebenarnya ia tidak mengerti dengan sistem pembagian kerja ART di rumahnya sendiri. Selama ini, Frans memang akan meninggalkan segalanya berantakan karena ia tau akan ada Bu Rosma dan ART lainnya yang membereskan di keesokan hari. "Aku berjanji akan melakukannya secepat mungkin. Karena itu, kau bisa meninggalka

