“Hah?” Nana tidak jadi beranjak dari sana. Ia menatap Frans dengan wajah tanya. Frans mengambil botol bir dingin di atas meja dan meneguknya untuk melegakan tenggorokan, lalu berdehem, "Aku membutuhkanmu untuk memperagakan cara memakan makanan ini." "Ah.." Sadar Nana. "Maaf, aku tidak terpikir mengenai hal itu.." "Benar. Aku tidak tau cara memakannya." Senyum Frans sambil mengangguk. Tentu ia benar-benar butuh seseorang untuk memberi contoh bagaimana cara memakan ayam goreng. Ya, tentu saja. Lalu pria itu mengambil satu piring kosong yang sebelumnya sudah disediakan oleh Nana di meja itu. Lalu memberikannya pada gadis itu, "Duduklah. Kau bisa sekalian makan, kan? Aku tidak tau denganmu, tapi setauku makanan instan tidak bisa disebut sebagai makanan yang sesungguhnya." "Sepertinya kau

