Masakan Nana

1800 Words

Kelihatannya, semua orang yang berada di rumah ini sangat baik dan ramah. Sebenarnya, Nana merasa bingung, mengapa hanya Frans seorang yang sangat menyebalkan di sini? Apakah ia juga bersikap tidak adil kepada para pekerjanya? "Trimakasih, Pak," Ucap Nana sebelum melangkah lebih jauh ke dalam, meninggalkan pos satpam. Perjalanan Nana masih panjang. Dari gerbang utama rumah, ia masih harus melewati jalan yang dikelilingi oleh pepohonan dan harus melalui jalan menanjak karena rumah Frans terletak di atas bukit kecil buatan. Kaki Nana sudah terasa sangat sakit. Rasanya, betisnya yang berotot karena terlalu sering berjalan kaki, akan segera pecah. Apalagi, tadi ia bekerja sambilan di rumah makan Padang, sehingga harus bolak balik membersihkan meja dan cuci piring. Tanpa Nana ketahui, gerb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD