“Aku akan pergi rapat sebentar lagi. Kau harus ada di sini saat aku kembali.” Ucap Frans dengan mengemasi barang-barangnya. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu ruangan Frans. Nana segera berlari kecil ke pojokan ruangan yang menurutnya adalah posisi wajar bagi seorang Cleaning Service berada. Hal itu membuat Frans menatapnya dengan raut agak kesal. Kemudian pria itu menoleh ke arah pintu, tepat ketika pintu tersebut terbuka. Itu adalah Lensy yang berada di baliknya, “Maaf, Pak. Apa Anda sudah siap berangkat?” Frans mengangguk sekali dengan mengambil tas laptopnya dan memberikannya kepada Lensy, “Pastikan mereka sudah tiba di sana. Aku tidak mau menunggu siapapun.” “Baik, Pak.” Jawab Lensy seraya menutup pintu. Sebelum pintu benar-benar tertutup, ia masih menyempatkan diri untuk mel

