Rasa Jeratan Frans

1764 Words

Begitu sudah turun dari mobil, Nana langsung menuju kamar tidurnya dengan setengah berlari. Di belakangnya, Frans hanya berjalan mengikuti dengan santai sambil menyembunyikan senyum kemenangannya. Meski merasa kasihan, namun Frans merasa geli melihat Nana yang menjadi sangat panik. Nana membuka pintu kamarnya dengan kasar. Ia langsung menghampiri lemari pakaiannya yang kosong, karena pakaian-pakainnya yang baru selesai di laundry masih terbungkus plastik dan berada di atas ranjangnya. Sepertinya rekan ART-nya yang meletakkan itu semua di sana. Tapi ini bukan saatnya Nana memperdulikan hal itu. Ia harus mencari memory card-nya! Jari-jari tangan Nana semakin mendingin saat ia tidak bisa menemukan benda yang ia cari di dalam lemari. Kemudian, ia segera beranjak ke meja rias dan membongkar p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD