“Katanya let’s say whatever you want to say, tapi gue baru ngomong kaya gitu aja lo udah bengong.” “Bukan, bukan, aduh gimana ya, lo serius ngomong kaya gini?” “Kalau gue bercanda, emang lucu?” “Enggak.” “Itu tau. Ini perasaan gue Ran, gak bisa dibercandain.” “Tapi kenapa, Ram?” “Kenapa apanya?” “Kenapa mesti jatuh cinta sama gue?” “Terus, gue salah?” “Bukan lo dan cinta lo yang salah, masalahnya adalah lo jatuh cinta sama orang yang salah.” “You’re the wrong person?” “Yes, I am.” “But why?” “Cause I fell in love with the others.” “Guru les privat lo?” “Ya.” “Why should he?” “Why should me?” tanyaku membalikkan. Rama diam. “Gak bisa jawab kan? Itu juga yang gue alami. Ketika lo ditanya apa yang membuat lo jatuh cinta sama seseorang, lo gak akan bisa ngasih rincian alasan

