Nora terbangun dari tidurnya, kosong. Ia dan Benjamin semakin membalikkan tubuh mereka. Saat Nora sudah siap untuk berangkat. Ha Joon menelfonnya. "apa? kau dibawah?" Nora berdecak, bagaimana kalau Benjamin tahu? Nora benar-benar kesal dibuat Ha Joon. Namun saat Nora beranjak ia sadar bahwa Benjamin tidak pulang malam ini. Nora merasa dadanya sakit membayangkan kekasihnya itu sedang bermesraan dengan Hye Sun. Namun Nora tidak memiliki waktu, Benjamin bisa pulang kapan saja. Ia pun bergegas. Membuntal rambutnya, tak memakai make up karena Ha Joon bukan lagi orang yang ia akan cium atau ia harus tarik lagi. Pria bertubuh besar dan tegap itu menghampiri Nora. Satu cup ice americano untuk Nora. "Ada apa?" "Rindu, apa lagi?" Sayangnya Nora merindukan Benjamin, bukan orang di depannya.

