Setelah puas berbelanja, Hye Sun dan Mina duduk disalah satu cafe. Agar menghibur perasan Hye Sun, Mina rela mentraktir kakak angkatnya itu. Pasti menjadi musuh bebuyutan pelatih sendiri sangat tidak enak. "kadang aku bingung, apakah semua yang kau lakukan itu selalu fatal dimata coach Nora. Jika skala orang lain itu 1 sampai 10, kau hanya satu sampai 3." Dua minuman manis sudah tersuguhi dengan dekorasi yang cantik, keduanya memang tipikal perempuan yang peduli dengan tampilan dalam hal apapun. Biasanya Hye Sun memfotonya tapi kali ini ia melumat omongan Mina. "Entahlah, mungkin aku terlalu buruk." "Apanya? keahlian menarimu? Kau merendah untuk meroket huh?" Nora mengedikkan bahunya. Seingatnya apapun yang Nora inginkan, Hye Sun mampu melakukannya tapi entah kenapa Nora memiliki cela

