31. Menunggu

1066 Words

Nayma menatap dari jendela kamarnya dengan wajah gelisah. Entah sudah jam berapa sekarang, dari tadi yang dilakukannya hanya merenung sambil menatap gelapnya malam. Hatinya gelisah dan pikirannya terus bertanya-tanya. Ke mana Arash? Sudah beberapa hari ini di tidak pernah datang. Bahkan datang untuk membantu memperbaiki kapal ayahnya juga tidak dilakukannya. Nayma terus menunggu setiap malam Arash akan muncul dan mengetuk jendela kamarnya, seperti yang biasa dilakukannya. Dan semuanya tidak terjadi sampai hari ini. Nayma membuang napas panjang. Ke mana sebenarnya Arash? Apa dia sengaja melakukannya? Tapi bukankah tidak mungkin, Nayma menggeleng pelan menghilangkan pikiran buruknya. Nayma ingin menemui Arash, tapi tidak tahu ke mana dia harus pergi. Nayma tidak tahu di mana desa suku Zat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD