Alvaro memucat saat mendengar kalimat yang keluar dari mulut Cia. Ia ingat kalimat tersebut karena dirinya lah yang mengatakannya. Namun ia tak menyangka jika apa yang ia katakan, bisa didengar oleh Cia walaupun Gadis itu dalam keadaan koma. Cia menatap Alvaro yang terdiam mematung. Dalam hatinya Cia bersorak penuh kemenangan. Ia sendiri juga tak menyangka bisa mengingat apa yang orang-orang katakan saat ia sedang tak sadarkan diri. Kalimat 'orang koma itu bukanlah mati. Mereka masih bisa mendengar apa yang orang-orang bisikan padanya' itu benar adanya. Dan ia tak tahu kapan Alvaro mengatakan kalimat seperti itu, yang jelas ia masih sangat mengingatnya. Ara melangkah mendekati sang anak bujang. Dengan tatapan menggoda Ara menyikut lengan Alvaro. "Cieee. Kamu ya yang bilang seperti it

