Ketika siang hari setelah melakukan aktifitas rumah, aku berencana pergi kerumah Ruka bersama Marvell untuk memastikan keadaannya. Marvell menjemputku dengan menggunakan kendaraan miliknya. Disepanjang perjalanan aku mendapat firasat yang tidak baik tentang Ruka, aku harap tidak terjadi seperti yang aku takutkan. Aku teringat akan suara wanita yang memanggilku berkali - kali semalam. “Joss, apa yang kau pikirkan? Daritadi kau tidak mengatakan sepatah katapun. Apa kau masih memikirkan suara wanita tadi malam?” kata Marvell kepadaku. “Oh iya Vell, benar seperti katamu, aku teringat akan suara itu. Malah aku berpikir bagaimana kalau itu adalah suara Ruka yang minta tolong kepadaku”, jawabku kepada Marvell yang sedang fokus kejalan didepan kami. “Itu hanya kekuatiranmu saja, aku yakin tida

