Bab 67

1176 Words

Syifa menyambutku dengan wajah cemberut, pasti dia marah atau curiga karena aku pulang di pagi hari. "Aku menginap di rumah Mama." Aku menjelaskan tanpa diminta. Penjelasannya yang hanya berisi kebohongan, aku terbangun di kamar tamu di rumah Carissa. Aku yakin tidak ada yang terjadi antara kami, aku tidak merasakan apapun saat tiba-tiba tertidur. Jika memang aku melakukan hal yang tidak-tidak, pasti aku bisa merasakannya, bukan. Aku hanya tidur, bukan pingsan ataupun dalam kendali obat-obatan. "Bener?" tanya Syifa memastikan. Manik hitam itu menatap lekat padaku, mencari sebuah kejujuran. "Kamu tidak percaya padaku," ucapku sambil memutar tubuhku, hendak berlalu menuju kamar. Bukan karena marah sebab dicurigai, namun menghindari kebohongan berikutnya. Syifa langsung menghambur p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD