Bel istirahat pertama baru saja berbunyi. Dalam hati mereka langsung bersorak senang. Kejenuhan mereka selama dikelas seketika hilang ketika mendengar bel itu. Termasuk siswa siswi yang berada dikelas ini. Mereka buru-buru merapihkan alat tulis mereka ke dalam tas mengabaikan guru yang ada didepan mereka dengan tangan yang bersedekap didada. “Dengar! Untuk kelas ini istirahat diundur menjadi jam Sebelas!” Ucapan itu meruntuhkan semangat mereka. Mereka langsung menatap guru yang ada didepan kelas mereka. “Yah… Tapi Bu..” keluh salah satu diantara mereka “Nggak ada tapi-tapian. Istirahat atau tidak sama sekali?” tanya Bu Ivi tegas. Semua siswa dan siswi dikelas ini menurunkan bahunya lemas. Bu Ivi, guru Bahasa Indonesia itu sama sekali tidak bisa dirayu atau di ajak

