Ketakutan Ella akan kehidupan damainya yang berakhir ternyata benar-benar menjadi kenyataan. Tidak hanya rapat pemegang saham yang harus dia ikuti, namun Ardi juga memintanya ikut menemani untuk menemui kolega bisnis sambil bermain golf. Bayangkan saja, golf! Bisa apa aku dengan permainan para sultan itu? Aturan main aja kagak tahu. Pegang stick atau bolanya juga gak pernah. Masuk lapangan golf juga paling cuma lewat doank tanpa bermain. Ella menghela napas panjang sambil menyandarkan kepalanya di jok mobil. Memandang ke luar jendela kaca mobil yang sedang melaju kencang membelah aspal. Menuju ke salah satu lapangan golf milik keluarga Ciputra di luar kota. "Perjalanannya masih jauh ya?" Tanya Ella kepada Ardi yang duduk di sebelahnya. Merasa sedikit bosan dari tadi hanya disuguhi d

