81

1176 Words

Setelah sampai di rumah aku langsung menyiapkan makanan untuk anak-anak lalu memanggil timku yang bekerja di butik depan untuk bergabung dan makan juga. Usai makan, aku briefing tim untuk persiapan live lalu dilanjutkan dengan mengganti pakaian dan mulai berjualan secara live di sosmed. Saat aku sedang sibuk-sibuknya membalas komentar dan mempromosikan barang tiba-tiba beberapa pengunjung datang ke toko kami dan terlihat merangsek masuk begitu saja dari pintu kaca tanpa mengucapkan salam atau bersikap ramah. Tidak berhenti sampai di situ saja mereka juga membenturkan pintu kaca dengan keras hingga membuat kami yang sedang live teralihkan. "Permisi, ada yang bisa dibantu?" tanya seorang stafku yang bernama Rini. "Mana bosmu?!" Aku mendengar jelas suara wanita yang familiar di telingaku,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD