Mendapatkan jawaban rima yang begitu arogan aku hanya tersenyum, tersenyum dengan segala rasa lucu yang kini menggelitik hatiku. Dia merasa memenangkan segalanya padahal sebenarnya ...ah, aku tidak akan menyebutnya tokoh antagonis karena yang antagonis di sini adalah mas Faisal. Aku memilih untuk memenangkan diriku, memenangkan hati dan perasaanku. Tidak lagi melayani perdebatan apalagi merusak momen di hari raya. "Baiklah, semuanya mohon tenang dan diamlah, ini adalah hari raya di mana kita seharusnya bahagia dan saling memaafkan. Ayo anak anak, kalau kalian sudah selesai bermaafan dengan kaki nenek kalian maka kita harus segera pulang," ujarku pada anak anakku. "Lho kok cepat?" Tanya ibu mertua. Aku tahu dia sedikit tidak nyaman karena anak-anak belum makan. Tapi aku tidak mau lebih l

