Chapter 28

1754 Words

Pada senin malam, suasana di dalam rumah Krystal nampak sepi dan tenang. Tak ada suara, bahkan seakan tak ada kehidupan. Di dalam kamar yang sederhana dan kecil itu, Krystal sedang duduk di kursi dengan kepala dan separuh tubuh berbaring di ranjang. Di atas ranjang, Dio sedang berbaring dalam tidurnya dengan dahi yang dikompres. Tok! Tok! Tok! Ada ketukan dari pintu depan dan Krystal segera terbangun dengan kepala yang agak pening dan mata panas. Ia menguap, menekan kompres putih yang menempel di Dio dan merasakan bahwa demamnya sudah menurun kembali. Sejak hari minggu kemarin, Dio demam dan Krystal hanya mengurusnya di rumah karena kondisi demamnya sering turun dan kembali naik jika malam. Wajahnya terlihat lelah dan kurang tidur, rambut panjangnya terlihat kusut dan berantakan. Ia kelu

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD