Di ujung jalan yang menikung, Dionte duduk di balik kemudi Ferrari merahnya dengan atap yang sudah tertutup. Ia menatap melalui kaca spionnya, melihat seorang anak kecil yang meraung-raung di pinggir tempat sampah bersama seorang wanita. Wajahnya begitu dingin dengan bibir yang membentuk garis tipis, tatapannya sangat tajam dan dingin. Kedua tangannya mengepal di kemudi, melihat interaksi dua orang yang jauh darinya. Ia turun dari mobil dan menatap mereka, ingin mendekat tapi juga tak ingin mereka mengetahui keberadaannya. Interaksi dua orang itu bukanlah interaksi Kakak-adik seperti yang Krystal katakan padanya. Untuk mendapatkan alamat rumah Krystal beserta informasi tentangnya tidaklah sulit, karena Dionte hanya perlu mendatangi studio radio tempat Krystal bekerja dan memberikan kesep

