Bab. 30

1443 Words

Terang sinar rembulan, sejuk embusan angin, membaur syahdu dalam gempita malam. Canda serta tawa, menyelingi suasana bahagia. Raut cerah, berpadu dengan riuh suasana, diselipi canda tawa sesekali. Aula khusus masjid Agung yang biasa disewakan saat ini menjadi tempat diadakan resepsi Rissa-Satya, nampak anggun dan indah, disulap sedemikian rupa bak singgasana raja dan ratu. Hiasan pita emas serta bunga hidup menambah semarak. Dengan hati berdebar Satya melangkah menuju ruang tempat sang istri sedang bersiap. Hatinya berdebar, serta tekanan jantungnya berpacuh lebih cepat. Padahal ini bukanlah moment kali pertama, tapi tetap saja, bahagia yang meruangi seluruh hati menimbulkan gelenyar aneh tersendiri. Sampai di depan pintu ruang khusus yang diperuntukkan merias sang istri, Satya merap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD